DJELADJAH SITOES & TJANDI DI SETJANG
Bersama KOTA TOEA MAGELANG
Minggu, 25 November 2012
Magelang di kenal sebagai wilayah yang kaya akan berbagai peninggalan agama Hindu danBudha. Baik berupa candi, situs, artefak maupun benda-benda lainnya. Di berbagai tempat dapatdi pastikan memiliki peninggalan ini. Salah satunya yang terkenal adalah Candi Borobudur.Meski demikian di berbagai penjuru masih terpendam harta karun yang tak ternilai harganya ini.Sedemikian banyaknya peninggalan-peninggalan tersebut sehingga kawasan ini layak di sebut
dengan “KOTA SERIBU CANDI”.
Termasuk di wilayah seputar Secang Kabupaten Magelang. Di sini masih dapat kita temuiberbagai peninggalan. Seperti Candi Retno, Situs Bengkung, Situs Tidaran, Tuk Mas dan lain-lain.
Jelajah pertama kita yaitu Situs Bengkung yang berada di Dusun Bengkung, Desa Candi Retno, Kecamatan Secang,Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Di Situs Bengkung kini masih bisa ditemui beberapa komponen bangunan candi, namun yang sangat disayangkan dari komponen tersebut ialah keberadaannya kurang terpelihara dengan baik. batu-batu tersebut banyak yang tercecer dipersawahan dan di halaman rumah warga.
Di halaman rumah warga terdapat beberapa tumpuk batu candi yang digunakan sebagai pondasi rumah dan dijadikan sebagai penghias taman.
Kemudian Kita yang dibantu KOMUNITAS KOTA TOEA MAGELANG, KOMUNITAS BATU TUA YOGYA DAN KASKUS kemudian bergegas menelusuri berbagai tempat didesa Bengkung, melewati jalan setapak,jalan naik turun, sungai dan rimbunan pohon akhirnya kita temukan Arca Nandi yang berada disebelah Mbelik tua yang sudah tidak terpakai.
Penelusuran kembali dilanjutkan dengan melewati pematang sawah menuju situs Batu Wayang. Situs ini menurut cerita warga setempat sudah ada dari jaman dahulu dan uniknya terdapat gambar ukiran wayang yang tidak tau siapa pembuatnya. menurut keterangan warga juga setiap malam tertentu sering terdengar musik gamelan dari batu wayang ini.
Kita bergerak lagi ke daerah pemukiman warga dan disitu terdapat sebuat batu tua yang berlubang ditengahnya yang diperkirakan sudah ada sebelum desa itu ada.
Batu tua itu terdapat di belakang rumah salah satu warga.
Setelah sedikit beristirahat, kita melanjutkan perburuan situs dan candi ke daerah TIDARAN, yaitu disuatu daerah perkampungan penduduk yang disitunya terdapat banyak sekali batu peninggalan sejarah. Yang biasa disebut SITUS TIDAR.
Setelah itu kita bergegas menuju suatu pemakaman umum didesa itu dan kami temukan sebuah YONI besar dengan posisi terbalik.
YONI ini berada ditepi jalan kampung dan didepan rumah salah satu warga
Selain itu ditemukan juga sebuah YONI saat salah satu warga mencoba menggali sumur dengan kedalaman lebih kurang 15 meter.
situs dan batu candi didesa ini memang kurang terawat karena cuma dibiarkan saja, sebab minimnya pengetahuan akan besarnya berharganya suatu warisan budaya masa lalu.
YONI yang ditemukan didalam sumur
Sumur tempat penemuan Yoni
Dari sini kita juga mendapat informasi dari warga setempat kalau memang didaerah sini terdapat banyak sekali batu dan situs peninggalan sejarah kerajaan masa lalu.
Setelah itu kita bergegas menuju suatu pemakaman umum didesa itu dan kami temukan sebuah YONI besar dengan posisi terbalik.
Diantara rimbunnya pohon bambu juga kami temukan YONI dan beberapa batu candi yang masih terukir relief cantik yang telah tertimbun tanah.
Hari telah sore dan diperkirakan masih banyak bertebaran situs, batu dan candi yang kemungkinan belum kami temukan. Sementara dihentikan dulu karena waktu sudah tidak memungkinkan lagi untuk penelusuran dan pencarian.
Secang, Jawa Tengah
robertsukasuka@2012, November 25























0 komentar:
Posting Komentar